Ibu Hamil Sebaiknya Hindari Olahraga Ini
ALASEHATKITA – Guna meningkatkan kondisi tubuh selama masa kehamilan, ibu hamil (Bumil) memang diharapkan untuk melakukan olahraga. Namun, tak semua olahraga bisa dilakukan. Ada beberapa olahraga yang bisa dilakukan rutin, namun ada juga olahraga yang harus dihindari.
Dikutip dari laman alodokter, pada dasarnya semua olahraga boleh dilakukan. Hanya saja, porsinya yang harus diperhatikan supaya tidak mengalami cedera hingga mengakibatkan keguguran.
Beberapa indikasi paling mudah untuk mengetahui olahraga Anda berlebihan adalah ketika Anda mengalami sakit kepala, nyeri dada, terjadi pendarahan ataupun keluarnya cairan lain dari vagina.
Dikutip dari laman alodokter, pada dasarnya semua olahraga boleh dilakukan. Hanya saja, porsinya yang harus diperhatikan supaya tidak mengalami cedera hingga mengakibatkan keguguran.
Beberapa indikasi paling mudah untuk mengetahui olahraga Anda berlebihan adalah ketika Anda mengalami sakit kepala, nyeri dada, terjadi pendarahan ataupun keluarnya cairan lain dari vagina.
Tak hanya itu, jika usai berolahraga Anda mengalami kontraksi terus-menerus pada rahim, sesak napas, detak jantung mengencang, serta pergerakan janin yang berkurang, itu juga tanda supaya Anda langsung berhenti olahraga.
Jika tak dihiraukan,khawatirnya janin dalam kandungan tak bisa menahan kelelahan yang Anda rasakan. Akibatnya bisa menimbulkan pendarahan.
Meski begitu, ada cara termudah untuk mendeteksi jika olahraga yang dilakukan telah melebihi kemampuan. Yakni dengan berusaha bercakap-cakap saat berolahraga. Jika Anda sudah tidak dapat bicara seperti biasa, kemungkinan Anda memaksakan diri dan perlu istirahat sejenak.
Namun demi menghindari cedera, ada beberapa jenis olahraga atau kegiatan yang sebaiknya dihindari, antara lain:
- Olahraga beregu yang banyak melibatkan kontak fisik seperti basket dan sepak bola.
- Scuba diving karena berisiko membuat bayi mengalami dekompresi dan gelembung gas dalam pembuluh darah.
- Olahraga di ketinggian dan aktivitas yang membuat Anda berisiko jatuh seperti badminton, tenis, beladiri.
- Olah tubuh yang membuat Anda berbaring lama, terutama setelah 4 bulan kehamilan. Pembuluh darah utama yang membawa darah kembali ke jantung dapat tertekan dan membuat Anda pingsan.
- Olahraga dengan tempo cepat dan membutuhkan perubahan pergerakan tubuh dengan cepat seperti melompat atau sit up
Jika Anda tetap memaksakan diri, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Apalagi jenis olahraga di atas memang sangat rawan akan cedera. Nah, semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Ibu Hamil Sebaiknya Hindari Olahraga Ini "