Pernikahan Dini Jadi Penyebab Tingginya Kanker Serviks
ALASEHATKITA – Kanker serviks menjadi penyakit yang mematikan untuk kaum perempuan. Kanker ini menempati posisi kedua terbanyak yang dialami perempuan Indonesia, setelah kanker payudara.
Tingginya kasus penyakit ini menurut dokter spesialis ongkologi ginekologi Andrijono, karena masih banyak pernikahan dini di negara ini. "Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2010, pernikahan di bawah usia 19 tahun mencapai 45 persen," kata Andrijono dikutip dari Tempo.co.
![]() |
| Ilustrasi/Istimewa |
Dari 1.000 perempuan, ditemukan satu penderita kanker serviks. Penyebab utamanya yakni infeksi HPV (Human Papilloma Virus). Oleh karenanyam vaksinasi digencarkan pada siswi kelas SD, atau yang masih berusia 10 tahun. Program vaksinasi HPV yang digencarkan di Jakarta ini bukan tanpa alasan.
"Kalau vaksinasi dilakukan saat lulus SMA, kita kecolongan. Bila diberikan di usia 10 tahun, anak sudah terlindungi sejak dini," ujarnya.
Selain itu, Andrijono melanjutkan, vaksinasi di usia muda menunjukkan efektifitas yang lebih baik. Data di Swedia menunjukkan, bila vaksinasi diberikan di usia kurang dari 17 tahun, maka efektifitasnya lebih dari 75 persen.
"Dan, pada usia 9-13 tahun, vaksin cukup diberikan dalam dua dosis atau dua kali suntikan (ketika kelas 5 dan 6), sedangkan di usia 14-45 tahun diberikan dalam 3 dosis," kata dia.
Andrijono menjelaskan, vaksin HPV berasal dari cangkang virus, bukan virus yang dilemahkan, sehingga tidak mungkin menyebabkan viremia (infeksi virus). "Jadi, vaksin ini melindungi dari kanker serviks sampai 70 persen. Karena 30 persennya lagi adalah antibodi," terangnya.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta dokter Widyastuti, mengatakan, program vaksinasi HPV di Jakarta tahun lalu diberikan secara gratis.
"Anggaran dari Kementerian Kesehatan, karena vaksinasi HPV dimasukkan ke program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) dan ini akan jadi vaksinasi nasional," kata Widyastuti.

Posting Komentar untuk "Pernikahan Dini Jadi Penyebab Tingginya Kanker Serviks"